” Anakku tersayang, meski jauh dari ibu, ku titipkan kau di sini dengan sepenuh cinta dan kasih, dengan sejuta rinduku untukmu, dengan harapan jadilah anak yang baik, soleh, berbakti pada kedua orang tua, berguna untuk masyarakat, generasi penerus yang akan menegakkan islam dimanapun kelak kau berada..”
Meski aku tak kan bisa melihatmu tiap hari, meski tak bisa menasihatimu tiap waktu, bahkan tak bisa menyiapkan makanan yg kau sukai..bahkan aku tak bisa melihat senyum dan tawamu, atau sedihmu, atau lelapnya tidurmu
Namun..ibu sadar, engkau adalah permata terindah yang diberikan oleh Allah, anugerah terhebat yang dititipkan Allah padaku, ibu rela berpisah dengan mu di sementara waktu di dunia, dengan satu harapan agar keluarga kita nanti insyaalllah bisa dipertemukan dan dipersatukan oleh Allah di surga yg dijanjikan olehNya…untuk hamba2Nya yg taat kepada Nya… Keluarga sederhana kita : aku, suami tercinta, dan engkau anak2ku tersayang. Amin
“berjuta rindu yang ku tahan, berjuta air mata mengiringi doa-doa yg selalu ibu panjatkan untukmu…
Siang kemarin, saat jam istirahat siang, diajak pak cholis, mas harmadi untuk menemani Mb Nur pergi ke sebuah sekolah plus pesantren. Kebetulan aku lagi ingin melihat hal-hal yang baru, sekalian kami ingin sholat di masjid, kebetulan di kompleks sekolah itu ada masjid yang cukup besar.
Sampailah kami di sekolah pesantren itu, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia Serpong. Kawasan nya cukup tenang dan luas, cuma satu kekurangannya bangunannya kurang sedikit terawat, artinya jauh sekali dari SMU-SMU bertaraf internasional di jakarta, yang dipenuhi oleh orang2 kaya, karena biayanya yg begitu mahal dan elit.
Kami menuju masjid itu, alhamdulillah..rasanya beda sekali…begitu aku memasuki di bagian putri, mereka berpakaian muslimah yg rapi. Ya dengan rok panjang smu, dan baju panjang yang tidak dimasukkan, sekaligus panjang menutup. Jilbab yg mereka kenakan rapi dan syar’i. (Ya Allah jadi malu..dulu seusia mereka aku bahkan tak tau apa2..)
Saat naik ke tangga masjid, di tempat wudu dan selesai sholat, mereka menyampaikan salamnya dengan sopan dan bersahabat. Subhanallah…tenang dan damai rasanya. Jauh dr kondisi hingar bingar, urakan, cara pergaulan dan cara berpakaian yg biasa ada di anak2 metropolis itu. Senyum yang tulus…itulah ukhuwah krn kita seagama, meskipun sebelumnya tidak pernah kenal.
Jadi teringat kontras sekali dg para mahasiswa di gedung kantorku di Swiss-German Centre-BSD. Serasa bukan di Indonesia saja melihat mereka, mulai dr cara berpakaian yg aneh, tak sopan buat pergi k sekolah, layaknya itu pakaian ke pantai, ke mall, bahkan ada yg terbuka seperti pakaian di rumah. ya dan glamorisme kehidupan mereka…sudahlah tau sendiri
Kembali ke suasana madrasah tadi, sempat melihat2 di situ satu kelas ada 24 siswa dengan kelas taraf internasional, boarding school. Dulunya madrasah ini hanya diperuntukkan untuk murid2 dari pesantren agar mereka memperoleh pendidikan yang lebih bagus dan maju. Tetapi karena banyak peminatnya maka mulai dibuka pendaftaran untuk siswa dari SMP sekolah islam dan SMP umum/negeri lainnya. Tiap tahunnya ada ribuan yang mendaftar dan hanya sekitar 100 yg diterima, dengan syarat raport dan ranking yg bagus, interview dan tes lainnya
Prestasi sekolah cukup bagus dari bidang akademik, terlihat dari nilai rata2 UAN yang di atas rata2, dan prestasi lomba2 akademik, serta kegiatan ekstra yang seabreg, mulai dari kegiatan karya tulis, pecinta alam, pramuka, dan kesenian (band, nasyid), baca tulis qur’an.
Fasilitas sekolah antara lain : ruang kelas full AC, laboratorium komp, biologi, perpustakaan OL, fasilitas tempat olahraga, kantin dan tentu saja asrama putra, putri dan guru-guru. Di sana ada semacam anak asuh, jadi beberapa anak berada di bawah bimibingan dan asuhan seorang guru, ya semacam mentor mereka di sana, pengganti orang tua.
Hm…lega banget melihat mereka. Siswa2 putranya juga terlihat sopan dan ramah. …Semoga mereka menjadi generasi muslim yang akan melanjutkan perjuangan para pejuang Islam selanjutnya. Bahagia sekali orang tuanya…memiliki anak2 seperti mereka, insyaallah jadi tabungan amal untuk kedua orangtuanya..subhanallah..
Ya Allah..karuniakanlah kepada kami..putra putri yang soleh dan solehah..
Berikanlah pada kami anak2 yang tetap menegakkan sholat dimanapun dan kapanpun mereka berada..
putra-putri yang akan mendoakan kami saat kami menghadapMu…
info lebih lanjut bisa diperoleh di :
madrasah aliyah negeri insan cendekia serpong, jl. cendekia bsd sektor xi tangerang 15310, tel 021-7563578 hunting faks 021-7563582
www.insancendekia-tng.net