Akhirnya sore ini mendengar berita yang membahagiakan, senengnya..ikut seneng. Untuk salah satu sahabat terbaikku nan jauh di sana. Begitu berliku kisahnya, mengharukan, melankolis, dan macem2lah. Dari dulu hingga sekarang, meski terpisah jarak dan waktu, tetap sering cerita dan share semua warna-warni kisahnya.
Dari dulu aku yakin sekali kalau dia akan mendapatkan seseorang yang istimewa dan terjaga, karena jodoh seseorang adalah cerminan dari dirinya sendiri. Jadi yakinlah pada janji Allah, mungkin begitu mudah menasihatinya..tapi sungguh aku yakin teman, dan aku hanya bisa membantu mendengarkan, mengikuti dan mendoakan
Benar kan terbukti janjiNya..Allahu Akbar..dengan cara yg benar maka insyaallah akan diberikan yg terbaik oleh Allah. Maaf mau mengaku ni, dulu waktu dia meminta agar didoakan bisa jadi dg mb Y, aku ga mendoakan seperti itu, tapi aku berdoa, smoga diberikan yg terbaik oleh Allah, menurut Allah
semoga lancar semuanya ..kenapa masih di rahasiakan, padahal aku juga kenal..hiks..
dari jauh doaku menyertai…
mungkin puisi ini cocok untuk yang sedang menunggu dan menghitung hari bahagia
semusim atau bahkan berganti musim
tak juga menyurutkan perasaan itu
dengan keterbatasan kita
memohon petunjuk dan pertolonganNya
untuk sebuah niat suci
yg diberikanNya untukku, yg diberikanNya untukmu
begitu jauh jarak terbentang
namun semua rindu ini kutitipkan pada angin yg bertiup
ku goreskan sejuta asaku untukmu
melalui lukisan hamparan birunya langit senja
gugurnya dedaunan itu..
adalah saksi yang menemani hariku di sini
menanti tiap daun yg jatuh
hingga akhirnya tiba waktuku
pulang dan menemukanmu
dalam cinta yg di ikrarkan melalui janji suci
yg disaksikan oleh para malaikat
Ya Rabb….ku serahkan semua kepada kehendakMu..ku titipkan semua perasaan yg tak menentu ini
Ku sebut namaMu..berikan lah kemudahan bagi kami menjalani semua ..amin
khusus buat yg sedang tersenyum di sana…maaf puisinya jelek