Ibu Wirianingsih (Caleg DPR RI Dapil 3 Jakarta Utara)
Membaca profile beliau pertama kali di Tarbawi, seorang ibu yang memilik 11 orang anak yang memiliki segunung amanah, yaitu :
Ketua organisasi PP Salimah, forum silaturrahim sesama anggota Majelis ta’lim melalui ”Forum Silaturrahim Persaudaraan Muslimah” (FORSIL SALIMAH). Melihat krisis moral dan akhlaq msyarakat saat ini, maka diperlukan forum yang bisa menampung dan membina majelis taklim perempuan, agar akhlak perempuan dan anak-anak di dalam keluarga masing2 tetap terjaga. http://www.salimah.or.id/
” Sebaik-baik sesuatu adalah perkataan yang lembut yang digali dari dari laut yang dalam, melalui lisan seseorang yang yang lemah lembut ” ( Yahya bin Mu’adz )
Aktif di LSM Asosiasi Selamatkan Anak Indonesia
Ketua PGTK Bina Insan Kamil
Dan kalau beliau memberikan materi kajian Subhanalloh, sangat bagus, menarik, bersemangat, lembut tapi tegas.
Pernah denger waktu di acara Pekan Tarbiyah di daerah Blok M, waktu itu tentang dakwah dan peran muslimah di dalamnya
Kontribusi Menuju Kemenangan Dakwah.
Berawal dari menyamakan paradigma berfikir kita tentang Muslimah. politik Dakwah dan Dakwah Politik. Dalam persepsi Muslimah, Politik dan Dakwah
QS 3:104-110 yang berbicara tentang dakwah
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia karena kamu menyuruh untuk berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah”
QS 4: 124 berbicara tentang Dakwah merupakan suatu kebutuhan
“Dan barang siapa yang mengerjakan amal kebajikan baik laki-laki maupun perempuan mereka itu akan masuk kedalam surga dan mereka tidak dizalimi sedikit pun “.
Salah satu indikasi keberhasilan dari Dakwah adalah ketika suami istri bekerja dalam dakwah bagaikan seekor burung yang mengepakan sayapnya terbang menjulang tinggi. Artinya disini, seorang suami adalah sayap yang satu, sedangkan si istri sayap yang satunya lagi. Terbang selaras menepakan sayapnya. Ketika salah satu dari sayapnya patah maka tak mampu terbanglah burung itu.
Beliau pun menceritakan realitas perempuan Indonesia, dalam bidang pendidikan misalnya hanya 1,33% perempuan Indonesia yang mengenyam pendidikan S1 ke atas, 66,3% berpendidikan SD sampai SMA dan 33,3% tidak tamat SD….sungguh memilukan. Sementara dalam Muslimah Dakwah Politik beliau mengungkapkan hendaknya seorang muslimah belajar memiliki ketajaman instituisi dalam politik, melakukan pengayaan tsaqofah (wawasan), meningkatkan kemampuan membaca peta dakwah (membuat analisa SWOT), membuat perencanaan penyusunan strategi dan lain sebagainya.
Seorang kader sejati adalah seorang yang memiliki kemampuan berdialog dengan yang lain sehingga yang diajak berdialog itu nyaman duduk bersamanya hatta itu seorang musuhnya sekalipun. Pesan beliau janganlah seorang muslimah keluar rumah (maksudnya beraktivitas dakwah diluar rumah) sebelum keadaan dirumah sudah termanage dengan baik, sebelum anak-anak mampu membaca al Qur’an dengan tangannya sendiri.
Subhanalloh dengan segudang aktivitas … dengan 11 orang anak…banyak orang bertanya bagaimana bisa seperti itu… dengan anak-anak yang sukses bahkan sebagian anaknya sudah hafal seluruh AlQur’an sebagiannya lagi masih beberapa juz. Sungguh kunci dari ini semua aku pikir adalah ruhiah yang tinggi, kedekatan dengan Alloh…, memanage waktu dengan baik…inilah yang aku pikir sebagai sebuah ma’rifatulloh yang sebenarnya.. yang menghasilkan individu yang cemerlang…Subhanalloh…
wah..tak terasa aku duduk di sana dengan cueknya..nyasar, di antara mbak2 dan akhwat yang berjilbab rapi dan lebar. Akhwat bngt deh mereka. Serasa salah tempat dan nyasar..salah kostum dll…. Ya Allah memang hamba masih jauh dari mereka, sosok pejuang dakwah, muslimah yg kaffah, mujahidah islam, dan sebutan untuk ukhti-ukhti itu. Semoga bisa belajar dari mereka..sedikit, sedikit dan pelan…
Profile :
Dra. Wirianingsih Bc.Hk
TTL : Jakarta, 11 September 1962
Pekerjaan: Dosen, Mahasiswa Pasca Sarjana, Ibu Rumah Tangga
Organisasi: Ketua ASA Indonesia, Ketua Persaudaraan Muslimah (Salimah), Presidium BMOWI
Suami: Mutammimul Ula, SH
Putra/putri:
Afzalurrahman A, Faris Jihadi H, Maryam Q, Scientia Afifah T, AHmad Rosikh Ilmi, Ismail Ghulam H, Yusuf Zaim H, M S Basyir, Hadi Sabila Rosyad , Himmati Muyassarah, Hasna Khoirunnisaa (wafat)
sebagian sumber dr blog teman : teh tahmidah (multiply)