Cinta


Bismillah…

Saat mulai terucap bismillah, istighfar dan syahadat..

Ya Allah…bergetar rasanya jiwa dan raga ini…berdebar, takut, cemas, haru, bersyukur, senang dan bahagia bercampur jadi satu…

Berdebar dan senang…karena bisa berada di sebelah calon suami yg dinantikan selama ini…

Cemas kalau proses acara ada apa2..

Takut dan harapan..sebentar lg berubah status, amanah yg baru, menjadi seorang istri, bagaimana kalau g bisa jadi istri yang baik, tapi juga harapan karena di sana ada banyak ibadah yang bisa dilakukan ..lewat menikah, berkeluarga, patuh pada suami, saling mengingatkan untuk beribadah kepada Nya

Haru dan bersyukur..karena merasa Allah begitu sayang dan baiknya padaku, yg masih banyk dosa..tapi Allah masih mengabulkan permohonan dan doa2 ku..dengan memberikan seorang calon suami yg baik..Ya Allah terimakasih..

Padahal acara baru dimulai dengan ketiga bacaan itu, air mata tak bisa ditahan lagi…Ya Allah…ampuni dosa2 kami, mudahkan smuanya, berikan petunjuk untuk tiap langkah kami, luruskan niat kami untuk semata-mata beribadah kepadaMu…

Barakallahulaka wa baraka-alaika wa jama-a bainakhuma fii khoir

Alhamdulillah…Allahu Akbar..hanya karena Allah semuanya terjadi..

dyh

 

“Mudahkah bagimu untuk hapuskan semua kenangan bersama dg ku”                  

 Kalau tulisan sebelumnya adalah tentang sifat buruk lupa, yg ini masalah lupa yg lainnya. Kalau masalah lupa ini adalah lupa yg disengaja dilakukan. Tapi entah kenapa waktu dan keadaan seolah tak mendukung proses melupakan itu. Bahkan Kesibukan pekerjaan tak juga mampu mempercepat proses itu. Pengalihan pikiran pun masih kadang bisa, kadang gagal.

           Berikut adalah sebuah goresan rasa pengalaman dr seorang teman :

Hari, bulan berganti. Waktu tak mau bersahabat dan mendukungkah?

Ada yang hilang dari perasaanku..yg terlanjur sudah kuberikan padamu “

(Ada yg Hilang-Ipank)

            Entah sebenarnya aku yang belum siap atau aku yg masih menikmati keadaan dan suasana ini, Malah kadang masih bertahan dg sisa-sisa kenangan masa lalu. Masih tak beranjak dr luka itu, yg semakin ia perdalam sendiri dengan dramatisir hati. Dasar cewek, aneh bin ajaib. Sampai dengan sore itu, ada sebuah sms masuk dari seorang sahabat lama, yg mau tak mau memaksanya untuk berpikir lagi. Lagi dan lagi

Mulai berbicara tentang kabar masing-masing. Kemudian sampai pada pertanyaan yang mungkin dulu mengusiknya, tapi sekarang dia jauh bisa berpikir tenang dan tak emosi jika ada orang lain yg masuk dan mau tau urusan sensitive dan pribadi ini.

A :  iya aku tau gimana rasanya hatimu. Boleh saja kamu mengambil beberapa waktu untuk menenangkan diri, memulihkan emosi agar stabil dan netral . Boleh mikir tapi mau sampai kapan, jangan lama-lama.  Ayo mulai jalani kehidupan baru untuk masa depan, untuk menggapai ridhoNya. Yakinlah Allah pasti memberikan yang terbaik

            Kamu tak bisa bayangkan rasanya..jadi diriku yg masih cinta …

(Kotak-Masih Cinta)

B :  Aku belum bisa lupa..belum

A : Ayo..semangat ukhti. Bismillah..jangn terkurung dalam luka itu terlalu lama, atau malah kamu suka tetap berada di situ terus? Atau jangan2 kamu sendiri yang tak punya niat untuk melupakannya ?

Sampai saat ini tak pernah terpikir melupakanmu

Di dalam hatiku ku tak pernah mau melupakanmu…

 (Melupakanmu – Jiskustik)

A : Kalau kamu saja suka di kubangan itu dan tak mau bangun, ya sudah..brarti kamu menyakiti dirimu sendiri dan tak mau mengubah keadaan itu. Kamu pengecut, gak bisa menghadapi kenyataan, kamu masih suka bersembunyi di balik alasan gak bisa melupakan..itu dan itu.

Yang dinasehati tak bisa lagi menulisa sebaris kata jawab untuk sahabatnya. Mana..mana semangat yg dulu ada? Mana niatan dan ikhtiar untuk itu? Dulu begitu bersemangat dan yakin…skrg malah bertahan dg keadaan bayang-bayang yg tak mungkin.

Bangkit dan semangatlah ukhti..Jalan di depan menunggumu..menunggu apa yg bisa kau berikan pada masa depan.

Jangan mempertaruhkan hal yg tak mungkin untuk masa depan, Jangan jatuh terlalu lama..atau bertahan di sini terus. Bergeraklah ke depan untuk esok yg lebih baik, untuk kesempatan dan tanggungjawab yg harus kau ambil dan kau selesaikan semuanya.

Ingatlah satu hal tujuan awalmu..satu hal saja..meraih ridho Allah dengan itu kau bisa bangkit, berdiri, berjalan dan berlari… Bismillah..

bromo-hbs-subuh

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar Ra’d : 11)

  

 

 

Pagi menjelang…mentari bersinar cerah menyapa                          bromo-1

Cahaya merahnya seakan memberikan semangat baru..

Tersenyumlah untuk pagi yang indah..

Semuanya bertasbih memuji nama Nya..

Terimakasih untuk pagi ini ya Rabb dan juga pagi2 yang lain..:D

 

 “Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.” (Shahih At-Tirmidzi 1/316)

cium1

.:Take picturenya adalah pernikahan reni kemarin. Sebuah perjanjian berat dan suci, yg tak hanya pengantinnya yg terharu bahagia, bahkan kami yg hadir di sana ikut merasakan luapan rasa haru itu..bergetar. Rasa bahagia memancar dari wajah nya..dan senyum yang begitu indah.. 

cantik1

Saat dua hati berjanji
Tuk arungi hidup di jalan-Nya
Allah kan berkahi mereka..
Kala dalam doa, kala dalam asa

Menjadilah mentari benih padi
Terangi bumi, terangi hati
Menjadilah keheningan malam
Kala berjuta insan larut dalam doa

Semoga selanjutnya..hari-hari bahagia dan indah menyertai langkah2 Reni dan suami …semoga menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warohmah, semoga kelak lahir anak-anak yg soleh dan soleha, yg bisa menjadi kebanggaan kedua orang tua, keluarga, agama dan masyarakat.

Semoga…menjadi pasangan dunia akhirat yg selalu di berikan kasih sayang, diberikan rahmat dan petunjuk oleh Allah. Amin

Selamat datang kawan di duniamu yang baru..
Ku doakan, semoga bahagia..
Selamat datang kawan di duniamu yang baru..
Ku doakan, semoga bahagia..

            (Ketika dua hati menyatu by Seismic)   

     smile3

Hujan deras mengguyur di acara Reni. Seakan menjadi saksi :) . Syukur alhamdulillah acara berjalan lancar tak ada kendala. Ada perasaan kami yg bercampur baur, tapi alhamdulillah semuanya bermuara ke rasa syukur tak terkira pada pemberianMu, pada tiap detik kesempatan, nikmat yg hadir dalam hari-hari kami.

Syukur melihat dan merasakan kebahagiaan saudara kami.., dan jujur di hati terdalam kami, ada sebersit perasaan hati yang tertahan. Sebuah pertanyaan, akhirnya Reni bisa bersatu dg orang yg benar2 diinginkan dari hati terdalamnya, akankah kami nanti juga? Tapi alhamdulillah kami juga sangat yakin klo Engkau yg Maha Mengetahui apa yg terbaik untuk kami. Entah apa itu di depan nanti..yg jelas..kami bersyukur atas apapun yg pernah terjadi..Kami tak tau, belum tentu apa yg menurut kami sangat baik dan sangat kami inginkan, adalah juga yg terbaik menurut Allah. Berikanlah kami petunjuk dan bimbinganMu untuk terus memahami apa2 yg terjadi dan kami rasakan, agar kami bisa selalu berterima kasih atas kesempatan dan kejadian yg semoga semakin mendekatkan kami padaMu, yg bisa menjadikan cinta dan ketaatan kami bertambah kepadaMu..

Di antara hujan rintik siang itu setelah mengantar Vita menyusuri jalan Parangtritis, aku dan ika melalui jalan desa yg di sebelahnya menghampar sawah hijau dan gunung2. Belum lama kami mengagumi nikmat ciptaanMu..kemudian rintik itu menjadi semakin deras..dan dingin..Tak kami hiraukan hujan itu, sayang nya saat ku berusaha mempercepat motor ika, terhalang penglihatan oleh air hujan. Dlm hati ku, entah hati ika bagaimana..

Allah ternyata begitu sayang pada hambaNya. Dia tak kan pernah salah memberikan sesuatu. Dia tak kan memberikan cobaan di luar kemampuan seseorang. Dia tak kan meninggalkan hambanya sendirian. Allah yg Maha Penyayang..yg memberikan kita berbagai keadaan agar kita belajar lebih baik untuk lebih mengenal Nya

Jogjakarta, 22-03-09…di antara langit2 biru di hatiku

 

“Bukan maksudku menunggu. Tapi sampai sekarang aku masih tak beranjak dari tempat terakhir saat kau tinggalkan pergi…”

Status YM seorang sahabat yang kubaca siang tadi. Waktu lagi mengantuknya kerja dan melihat status itu, hmm..dalam sekali, dan aku hanya bisa tersenyum, tersenyum, dan sebaris kalimat itu mampu melenyapkan rasa kantuk yang menyerang.

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta

Ku tanyakan pada sahabat yang bersangkutan. Nggak koq yah, kan aku tidak bermaksud menunggunya. Cuma gimana ya ? ya gitu deh pokoknya, tau sendiri kan? Masih tak berani melangkah kemana-mana, Karena jauh di hati yang paling dalam, tanpa di sadari pun, masih ada sisa-sisa masa lalu. Bukan berarti tak berusaha untuk melangkah ke depan, bukan berarti tak berusaha tegas dan kejam pada lemahnya hati, hanya semuanya butuh waktu dan waktu. Tak bisa berkompromi dengan waktu, mau berapa bulan ataukah tahun, tergantung banyak faktor juga. (I don’t know.., karena pengalaman tiap orang beda-beda). Ada yg masih susah beranjak dari keadaan hari lalu, ada yang pelan-pelan bangkit jatuh dan bangun lagi, tapi ada juga yang lebih mudah melangkahkan kakinya.

Mungkin kami masih jauh dari proses yang benar, jauh dari tuntunan yang seharusnya. Kami kadang masih dibutakan perasaan tak menentu yang mampu memporak-porandakan pikiran dan logika seseorang. Kadang kami hilaf, kemudian tersadar lagi. Kalau saja boleh meminta, tak hendak kami memintanya terulang lagi, sekali saja lagi untuk yang terakhir…

Ya Allah, tak ada artinya semua tanpa CintaMu..Pemilik Cinta Tertinggi di atas segala-galanya..Berikanlah kami cahaya yang bisa menerangi hati kami, yang bisa menenangkan dan menentramkan hati kami. Berikanlah kami setitik cahaya agar kami bisa memilih mana yg baik dan mana yg tidak boleh, Berikanlah cahaya yang mengantarkan kami bertemu dan berkumpul dg orang-orang yang Engkau berikan cahaya juga, agar pantulan cahaya mereka merasuk ke hari kami dan berikanlah cahaya yang menuntun kami bertemu dg MU, Sang Pencipta dan Pemberi Cahaya..morning_dew1

Ya Allah, jadikanlah di dalam hatiku cahaya. Di dalam ucapanku cahaya.

Jadikanlah pendengaranku cahaya. Jadikanlah pada penglihatanku cahaya.

Jadikanlah  dari belakangku cahaya dan dari depanku cahaya.

Jadikanlah dari atasku cahaya dan dari bawahku cahaya

Ya Allah berikanlah kepadaku cahaya dan jadikanlah aku cahaya (HR. Muslim & Abu Dawud)

 

get the idea @t Jkt, 11-03-09, 14.00 WIB

Selasa, 10 Februari 2009

at Stasiun Tanah Abang, Jakpus. 07.30 Wib..

di antara rintik hujan

Pagi tadi, entah kenapa bus 507 itu lama sekali, sejam, dan baru dapat tempat duduk di sebelah gedung Indosat. Rintik hujan masih ada, dan begitu sampai stasiun di depan loket terdengar pengumuman bahwa kereta ekonomi jurusan serpong berangkat..ya telat semenit :(

Ya..akhirnya harus menunggu kereta selanjutnya, ekspress Sudirman, pukul 07.40, wah masih lumayan lama, 45 menit lagi. Mengisi waktu dengan duduk menghadap ke arah sungai, air yang kotor, coklat banget..dengan banyak sampah. Lingkungan yang sudah semakin parah..

Sambil membaca buku kecil dan sms ika untuk memastikan jdwl kereta dan naik apa dr stasiun nanti, ku lihat inbox ku penuh lagi. Di sent item, sms2 itu telah berhasil ku hapus, masak sih menghapus tulisan sendiri saja gak tega. He2..jadi tiap hari saat ingin menghapusnya, rasanya gak rela, biar jd kenangan. Halah..opo ae..tapi kemarin, aku bisa select all dan delete folder sent item

Giliran inbox..tetap utuh, jadi teringat dulu temanku ada yg menulis ulang sms2 di inboxnya karena gak mau hilang. Untuk transfer filenya, belum sempat juga. Tiap membaca baris demi baris, bukannya hati jadi tenang..tetapi jadi ingat semuanya. Sudahlah sepertinya gak ada gunanya aku mengingat-ingat, membaca-baca atau menyimpannya, toh tetap tidak akan merubah keadaan apapun..justru malah bisa memunculkan perasaan melankolis itu..

ayo..harus tega pada diri sendiri..relakan apa yg bukan ditakdirkan Allah untukmu..Ya Allah berikan kekuatan dan kesabaran itu..

Rasulullah saw. bersabda, “Jagalah Allah niscaya kamu akan mendapati-Nya di depanmu; kenalilah Allah pada saat mendapat kemudahan, niscaya Dia akan mengenalmu saat kamu mendapat kesulitan. Ketahuilah bahwa apa yang bukan jatahmu tidak akan mengenaimu dan apa yang menjadi jatahmu tidak akan salah sasaran. Ketahuilah bahwa pertolongan Allah bersama kesabaran; kelapangan ada bersama kesempitan; dan kemudahan ada bersama kesulitan.” (Al-Hakim dan Ahmad)

Select Delete message > All item, klik Delete, ada konfirmasi : Delete all messages?

aku masih tertegun dan tak menggerakkan jemari tanganku, kelu dan beku. Ku hirup nafas dalam2, bismillah….tetap gak berani..ku baca Al Fatihah 3 kali, dan ku tekan “Yes”..sehingga terhapuslah semua nya…semuanya :)

Alhamdulillah…semua ku serahkan pada kehendakMu ya Rabb..lindungilah tiap langkah hamba..amin

Akhirnya sore ini mendengar berita yang membahagiakan, senengnya..ikut seneng. Untuk salah satu sahabat terbaikku nan jauh di sana. Begitu berliku kisahnya, mengharukan, melankolis, dan macem2lah. Dari dulu  hingga sekarang, meski terpisah jarak dan waktu, tetap sering cerita dan share semua warna-warni kisahnya.

Dari dulu aku yakin sekali kalau dia akan mendapatkan seseorang yang istimewa dan terjaga, karena jodoh seseorang adalah cerminan dari dirinya sendiri. Jadi yakinlah pada janji Allah, mungkin begitu mudah menasihatinya..tapi sungguh aku yakin teman, dan aku hanya bisa membantu mendengarkan, mengikuti dan mendoakan :)

Benar kan terbukti janjiNya..Allahu Akbar..dengan cara yg benar maka insyaallah akan diberikan yg terbaik oleh Allah. Maaf mau mengaku ni, dulu waktu dia meminta agar didoakan bisa jadi dg mb Y, aku ga mendoakan seperti itu, tapi aku berdoa, smoga diberikan yg terbaik oleh Allah, menurut Allah :)

semoga lancar semuanya ..kenapa masih di rahasiakan, padahal aku juga kenal..hiks..

dari jauh doaku menyertai…

mungkin puisi ini cocok untuk yang sedang menunggu dan menghitung hari bahagia :)

semusim atau bahkan berganti musim

tak juga menyurutkan perasaan itu

dengan keterbatasan kita

memohon petunjuk dan pertolonganNya

untuk sebuah niat suci

yg diberikanNya untukku, yg diberikanNya untukmu

begitu jauh jarak terbentang

namun semua rindu ini kutitipkan pada angin yg bertiup

ku goreskan sejuta asaku untukmu

melalui lukisan hamparan birunya langit senja

gugurnya dedaunan itu..

adalah saksi yang menemani hariku di sini

menanti tiap daun yg jatuh

hingga akhirnya tiba waktuku

pulang dan menemukanmu

dalam cinta yg di ikrarkan melalui janji suci

yg disaksikan oleh para malaikat

Ya Rabb….ku serahkan semua kepada kehendakMu..ku titipkan semua perasaan yg tak menentu ini

Ku sebut namaMu..berikan lah kemudahan bagi kami menjalani semua ..amin

khusus buat yg sedang tersenyum di sana…maaf puisinya jelek :)

Ya Tuhan,

jika cinta adalah ketertawanan

tawanlah aku dengan cinta kepadaMu

agar tak ada lagi yang dapat menawanku

Ya Tuhan,

jika rindu adalah rasa sakit

yang tak menemukan muaranya

penuhilah rasa sakitku

dengan rindu kepadaMu

dan jadikanlah kematianku sebagai muara

pertemuanku dengan Mu

Ya Tuhan,

hatiku hanya cukup untuk satu cinta

jika aku tak dapat mengisinya dengan cinta kepadaMu

kemanakah wajahku hendak kusembunyikan dariMu??

taken from : Mencapai Pernikahan Barakah by M.Fauzil Adhim..terbaca lagi puisi ini, saat buku ini hendak dipinjam seorang sahabat yg akan menikah 2 bln lagi :) , semoga bukunya bisa bermanfaat. Iseng menulisnya ulang karena bagus kata2nya, pusing dengerin india2 itu ngobrol pake english mereka ;p.

Kata orang cinta datangnya dari mata turun ke hati..dari pandangan dan pertemuan..seperti kata2 mb Dwi kmrn. hanya bisa tertawa dan tersenyum mengingatnya. Hm…jika saja kau tahu, tapi kau takkan pernah tahu…bahwa semuanya datang dan hadir tanpa melalui tatapan mata, tanpa getar2 rasa saat bertemu. Bahkan tak melihatmu di depanku pun…kau sudah jauh ada di dalam hatiku..

Dan perlahan…meski kau pergi tanpa jejak..tapi masih ada di hati terdalam ..Ya Allah ..ku kembalikan semua perasaanku untuknya kepadaMu, yg memberikan dan yg menghadirkanya kepadaku tanpa pernah diminta :) , Jika Engkau yg memberikannya ..maka Engkau pula yg bisa mengambilnya …

diiringi :

” Dirimu di hatiku
Tak lekang oleh waktu
Meski kau bukan milikku
Intan permata yang tak pudar…”

meski hanya lewat sebaris kata
meski hanya lewat sebuah tulisan pendek
yg mungkin tak kan pernah kau baca
yg tak mungkin ku sampaikan lagi

di detik yang berganti
di waktu yg berlalu
di usia yg bertambah

smoga diberikan nikmat sehat
diberikan umur yg berkah
bisa memberi arti untuk yg lain
dan doa-doamu dikabulkan olehNya
termasuk satu harapan dan doamu
agar aku mendapatkan yg lebih baik darimu

dan hari ini
menjadi saksi diam di antara rintik hujan di dini hari
di antara beku dan dinginnya perasaanku
di antara lantunan doa yg kusampaikan kepadaNya
terucap untukmu…semoga bahagia…slalu
met hari lahir :)

smoga slalu dlm lindunganNya
smoga kita diberikan yg terbaik olehNya
meski dengan jalan kita sendiri-sendiri
berakhir di persimpangan jalan
yg berbeda

.: paling suka lirik lagu ini
sering memberi semangat baru…

Tetes air mata… Mengalir di sela derai tawa
Selamanya kita… Tak akan berhenti
mengejar…Matahari…
ya…akan terus berlanjut…mengejar mimpi kita
di arah masing2..