March 2006 – March 2009
” 3 thn lalu hanya satu permohonanku : Ya Allah berikanlah rizqi dan pekerjaan yang halal, berkah dan di tempat baru itu smoga hamba bisa lebih baik, lebih dekat denganMu.
3 thn lalu terasa langkah ini ringan dan yakin dengan apa yang ku pilih, dengan segala konsekuensi dan akibat nya akan kuhadapi
3 thn sudah pergolakan itu muncul, timbul tenggelam seperti ombak di lautan, kadang tenang, kadang begitu dasyat menghempas dengan segala suka dukanya
3 tahun sudah di sini..di gedung merah ini, perusahaan, lingkungan dan orang-orang di sini yang telah memberikan banyak pelajaran berharga “
Mungkin kita baru menyadari arti sesuatu / keberadaan sesuatu itu ternyata sangat bernilai, jika kita tak dapat merasakannya lagi. Jika suasana dan nikmat itu diambil olehNya. Selama 4 bulan pindah kantor karena project di BSD, German Center ada beberapa hal besar dan penting yang harus dipikir ulang. Dan ini juga hasil sharing dengan beberapa teman selama di sana.
Tak bisa dipungkiri bahwa lingkungan tempat kerja sangat mendukung apakah kita merasa nyaman di sana. Itu pengaruhnya besar, karena kebiasaan dari lingkungan itulah yang akan membentuk perilaku dan kebiasaan kita sehari-hari, di sela-sela aktifitas pekerjaan kita.
“Alhamdulillah..dulu aku tidak minta detail seperti apa lingkungan tempat ku bekerja, ya tiba2 saja terdampar di gedung ini. Yang meskipun aktivitas pekerjaannya menumpuk dan gila2an tapi ada penyeimbang di sana. Ada banyak balancing di sini.”
Waktu dan tempat beribadah yang begitu bagus dan mendukung, selain mushola di kantor, di depan kantor ada masjid besar yang selalu ramai oleh orang2 yang bekerja di sekitar Jl Gaya Motor ini.
“Tak ada suara seindah suara itu..suara yang mampu menggetarkan hati. Suara yg mampu mencairkan kebekuan hati, yang mampu memaksa air mata kita berurai memuji kebesaran dan segala KeMaha-anNya..Allahu Akbar. Suara yang selalu membuatku rindu ingin mndengarnya. Suara adzan yang harus kita penuhi seruannya…tinggalkan segala urusan kita di dunia..
Ada sholat berjamaah, ada berbagai kegiatan pengajian after sholat dhuhur, ada kajian fiqih, hadist, tafsir quran dan ada talaqi. Ada kegiatan Perisai mulai dr kajian keputrian, berbagai kepanitiaan kegiatan dll. Yang tak pernah ku dapatkan sejak pindah kantor.
Ruang sholat yg kecil sekali dan sesak, ya tidak layak untuk gedung setinggi itu. Ya…dan susah sekali untuk berjamaah, pilihannya..sholat di awal waktu tapi sendiri atau nunggu beberapa waktu tapi bisa jamaah. Bahkan ada seorang teman yang bercerita tidak sempat rowatib karena saat selesai sholat, di belakangnya sudah menunggu yang lain untuk sholat.
Itu hanya beberapa dr sisi balancing tapi merupakan faktor kuat yang mensupport motivasi dan hari2 di sini. Hal lain adalah ketidakjelasan project itu sendiri, mulai dari planning detail, time schedule, resource allocation dll..gak ada tuh yg namanya SDLC Project (System Development Life Cycle).
Jadi untuk bulan depan mengerjakan apa untuk project ini dan siapa yg di assign, bulan depan kami ngantor di mana? Rasanya kalau dipikir jadi pusing. Di akhir2 project yang membuat kami tiap hr pulang mlm terus selama 4 bulan ini..banyak hal yang harus di evaluasi, terutama untuk ku sndiri.
“Jangan sampai hanya ikut arus dan sekedar menjalankan rutinitas. Karena akan rugi waktu..waktu, energi dan kesempatan yang sangat mahal. Jangan sampai tau2 hari berganti hari dan tahun berganti tahun”
Ya pertanyaannya adalah take it or leave it? Take berarti harus siap dengan melanjutkan project besar ini dan siap gak jelas 6 bulan ke BSD, trs ke Sunter dan bolak-balik gak jelas. Seperti complain yang sempat di sounding ke atasan kami : pak..gimana kami merencanakan masa depan kalau gak jelas kyk gini?
Kalau teman dan rekan kerja di sini sangat kondusif, karena mereka baik2 semua, teramat baik bahkan..saling membantu, mau digangguin untuk berbagi ilmu hehe. Sayangnya..tiap hari ada saja yang resign, namun tak ada orang baru yang masuk. Aneh juga …
Kalau take berati hrs siap menjalani aktifitas di sana yang isinya hanya kerja dan kerja (kalau untuk 5 bulanan sih masih bisa, kalau seterusnya seperti nggak banget deh)..
Kalau leave it..berarti harus benar2 survey dan hati2 menentukan pilihan, jangan sampai lebih buruk drpd di sini. Bismillah..luruskan niat kita mencari rizqi …hanya untuk beribadah..dan untuk ridho-Nya
“Ya Allah..Engkau yg paling tahu mana yg terbaik untuk kami”. Maka tuntunlah kami ke jalan yang terbaik untuk urusan dunia akhirat kami. Jalan yg di sana kami bisa tetap menegakkan sholat tepat waktu dan berjamaah…Jalan yang semakin membuat kami sadar bahwa kami hanyalah hamba yg penuh salah dan dosa..sehingga kami bisa berusaha untuk lebih taat kepada Mu..
Amin
5 Maret 09, pukul 13.45